Berjuang dengan iman membutuhkan ketekunan dan ketaatan. Namun haruslah kita sadar bahwa itu sarat dengan tantangan, pergumulan, dan penderitaan. Mengikut Yesus berarti harus siap menerima kenyataan ditolak, dihina, diludahi, difitnah, dan dikhianati, sebagaimana yang Yesus telah mengalaminya. Konsep menderita karena kebenaran berita injil Kristus adalahlandasan untuk menikmati kebahagiaan yang sejati. Yesus Kristus berkata,
" Akulah jalan kebenaran dan hidup, tidak ada seorang pun yang sampai kepada Bapa kalau tidak melalui Aku" (Yohanes 14 :6). Yesus adalah kebenaran dan hidup tapi sungguh ironis harus mengalami penderitaan: lahir dikandang yang hina, ditolak dalam pergaulan masyarakat Nazaret, dijual dan dikhianati oleh muridNya, diperlakukan secara tidak adil oleh Pilatus dan klimaksnya harus disalib diantara para penjahat. Sungguh tragis dan menyedihkan perlakuan yang tidak pantas harus diterima dan dialami oleh Yesus. dan tanpa sadar kadang kala kita mulai menerima perlakuan yang tidak wajar dan tidak pantas oleh sesama manusia; baik dalam hubungan dengan keluarga, jemaat, dan masyarakat. Demonstrasi yang sering terjadi dimana-mana adalah bentuk pengungkapan jeritan hati yang menderita karena berbagai hal yang terjadi.

Dalam bacaan Alkitab kita saat ini di ungkapkan,
" Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat. Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah" (ayat 17-18). Segala penderitaan yang dialami oleh orang Kristen bila diahami sebagai proses pemurnian iman akan memberikan memberikan sukacita sorgawi. Tidak ada keberhasilan tanpa menghadapi perjuangan yang berat. Demikian pula dalam kehidupan orang percaya pergumulan dan penderitaan hidup akan membuat kita semakin mendekatkan diri dan berharap penuh pada pengasihan Allah.
Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya. ( 1 Korintus: 10:13 ).
Karena itu saudaraku, selama masih ada kesempatan hidup, teruslah berjuang mempertahankan iman dalam kebenaran yang sejati yaitu yesus Kristus, berusaha menggapai impian dan harapan , serta menjaga kekudusan persekutuan hidup selaku orang beriman. Orang yang sabar dan tabah menderita dalam kebenaran akan menikmati kebahagiaan yang dijanjikan. Segala air mata penderitaan akan dihapusnya diganti sukacita dan kebahagiaan yang kekal dan abadi. Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari tahta itu berkata
:"Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umatNya dan Ia akan menjadi Allah mereka. Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu." (Wahyu 21: 3-4 ).