"Tempat persembunyian" sangat penting selama badai hidup lainnya: penyakit mematikan, anak-anak bandel, keuangan merosot, dan konflik tiada berakhir. Pada saat itulah, rasa takut yang berbahaya dan melemahkan bisa berkecamuk di dalam hati dan pikiran kita.
Dalam Mazmur 37:2, pemazmur menyebut Allah sebagai "tempat persembunyianku," mengingatkan kita bahwa Allah sendiri adalah tempat perlindungan rohani dan emosional kita. Saat takut menyela hidup dan mendorong kita untuk bersembunyi dalam keputusasaan yang gelap, Allah akan menghibur, menguatkan, dan menenangkan jiwa kita. Kadang dia menyingkir keraguan dan ketakutan kita sat menunggu, berdoa, dan mencari wajahNya.
Doa: Ya Tuhan, terima kasih karena kami terbebas dari ketakutan dengan keberanian yang Engkau sediakan saat kami berlindung padaMu. Amin.
Doa Syafaat: Mereka yang di kalahkan oleh perasaan takut.
Pokok Pikiran: Aku bisa berdoa dan memercayai janji Allah saat takut.



